Aktifitas cryptojacking pada komputer mungkin masih terdengar cukup asing bagi telinga sebagian besar pengguna internet secara umum. Ini merupakan kisah nyata dari kesaksian seorang pemuda bernama Abdelrhman Badr, seorang pecandu video game PC desktop yang sangat gemar bermain tema peperangan seperti halnya Counter Strike atau CSGO.

Kala itu, Badr sedang fokus menjalani pertandingan online yang tengah ramai dengan hujan peluru dari berbagai sudut maupun arah secara membabi buta. Ia sama sekali tidak panik, justru semakin tenang dan tenggelam dalam permainannya, satu persatu musuh ia tumbangkan dengan sabar hingga mendadak komputernya mati seketika.

Aktifitas Cryptojacking Pada Komputer Menggunakan Algoritma Matematika Kompleks

Tanpa adanya semacam peringatan sama sekali, PC yang telah ia rakit secara khusus untuk bermain video game online mati begitu saja. Badr sangat bingung, bagaimana mungkin performa komputernya tidak mampu mengimbangi spesifikasi minimum untuk bermain game peperangan tersebut.

Sembari bersungut – sungut, Badr membongkar CPU komputernya, mengambil senter seraya mengintip ke setiap celah di dalam kotak besi tersebut. Manakala hendak mengulurkan tangannya ke salah satu komponen di CPU, mendadak Badr tersentak dan merasakan sensasi seperti tersengat oleh sesuatu.

Secara spontan, ia langsung menarik tangannya secepat kilat, tidak sampai lima detik kemudian Badr tengah meringis kesakitan berguling di lantai. Tangannya baru saja melepuh dan memerah, terkena luka bakar ringan stadium awal dan harus segera mendapatkan pertolongan pertama dengan cara mengaliri air dingin padanya.

Aktifitas Cryptojacking Pada Komputer Terjadi Secara Tersembunyi Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya

Komponen yang baru saja dipegang oleh Badr adalah VGA card yang berfungsi untuk membaca ketajaman serta kehalusan pergerakan visual dalam sebuah video game. Aktifitas Cryptojacking pada komputer baru saja menghanguskan VGA card milik Abdelrhman Badr karena memberatkan kinerjanya selama komputer menyala beberapa jam lamanya tanpa henti.

Cryptojacking termasuk hasil pengembangan lanjutan dari segelintir kecerdasan buatan manusia yang banyak digunakan namun untuk tujuan kriminal. Badr yang masih berusia 18 tahun saat itu sama sekali tidak dapat menerka bahwa seorang hacker telah menjadi penyebab luka bakar pada tangannya karena telah menyusupi virus ke komputernya.

Aktifitas Cryptojacking Pada Komputer Terjadi Secara Tersembunyi Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya

Kegiatan bernama cryptojacking sesungguhnya merupakan perbuatan ilegal karena memang bertujuan meretas komputer pribadi milik orang lain secara random. Para hacker menjalani cryptojacking supaya bisa menambang mata uang digital bernama Bitcoin, sebuah cryptocurrency bernilai tinggi mencapai jutaan dollar US setiap kepingnya.

Dewasa ini, Bitcoin sedang mencapai puncak masa kepopulerannya meski masih berusia sangat muda, yaitu sekitaran satu dekade sejak peluncurannya. Walaupun sangat sulit untuk melacak populasi pemilik cryptocurrency, namun sebuah lembaga statistik menduga ada sedikitnya lima puluh juta jiwa tersebar di mancanegara.

Bitcoin menjadi sangat mahal karena ia tidak dihasilkan melalui cadangan emas negara seperti mata uang fiat pada umumnya oleh Bank Sentral suatu negara. Bitcoin hanya bisa ditambang dengan metode khusus dan itupun hasil produksinya sangat sedikit sekali, sementara permintaan terhadapnya sangat tinggi sehingga terjadi ketimpangan hukum ekonomi.

Menggunakan Algoritma Matematika Kompleks Untuk Mengelabui Orang Awam

Peretas yang menggunakan metode aktifitas cryptojacking pada komputer sangat cerdas karena mengelabui orang awam menggunakan algoritma tertentu. Berisikan matematika kompleks, ia dapat menipu calon korban supaya tanpa sadar mengunduh suatu file berisikan virus dalam jumlah banyak ke komputer milik pribadi. Setelah berhasil running, system hasil unduhan tersebut akan mulai menambang mata uang atau istilahnya biasanya disebut cryptomining hingga melebihi batas kemampuan motherboard PC desktop.

Bukan hanya membajak komputer, hacker tak bertanggung jawab ini juga merugikan orang lain dari berbagai aspek tanpa diketahui korban. Beberapa di antaranya seperti misalnya tagihan listrik yang membengkak serta jebolnya paket internet rumah anda karena komputer yang bekerja siang malam tanpa henti walaupun kelihatannya sedang tidak aktif.

Aktifitas Cryptojacking Pada Komputer Membakar Tangan Pemuda Ini

Cryptomining itu sendiri adalah sistem yang sengaja diciptakan untuk tujuan supporting terhadap para pelaku kegiatan penambangan mata uang digital. Ibaratnya, penerbit cryptocurrency memberikan upah atas hasil kerja keras dan partisipasi sang penambang yang telah berkontribusi menjaga integritas mata uang digital tersebut.

Masalahnya cukup banyak, namun yang paling terlihat dari aktifitas penambangan ini sudah jelas bentrok dengan modal awalnya yang sangat besar. Sebagai contoh, sebuah kelompok penambang Bitcoin sampai harus membangun markas hingga sebesar gedung hanya demi menaruh puluhan hingga ratusan CPU lengkap dengan pendingin di sekitarnya.

Kipas pendingin ini pun bernilai jutaan rupiah per unitnya, dan wajib mereka gunakan jika tidak ingin ruangan menjadi terbakar akibat panas radiasi komputer. Bagi penambang yang memiliki dana terbatas, mereka memilih jalan pintas yaitu membajak sumber daya masyarakat awam demi keuntungan pribadi berbentuk beberapa keping Bitcoin untuk kehidupan mewahnya sehari – hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top