Menanam chip pada babi mungkin saja terdengar konyol bagi sebagian besar pembaca setia kami, namun ketahuilah bahwa itu sungguh benar terjadi. Sebagai seorang miliarder sekaligus pemilik dari perusahaan teknologi kendaraan Tesla, Elon Musk baru saja mengumumkan kepada publik seekor babi peliharaan bernama Gertrude.

Gertrude menjadi istimewa karena ia bukanlah babi biasa seperti pada umumnya yang berakhir di piring masakan chinese food restaurant. Otak Gertrude telah tertanam sebuah chip khusus seukuran mata uang koin untuk mendeteksi seluruh aspek kehidupannya hingga ia meninggal.

Menanam Chip Pada Babi Merupakan Proyek Baru Elon Musk

Elon Musk mengaku mendapat inspirasi setelah mengamati pertumbuhan perusahaan start up bernama Fitbit yang sukses besar di Amerika Serikat. Fitbit mengeluarkan produk berupa jam tangan muktahir karena ia punya fungsi layaknya alat pengukur skala kinerja tubuh sehari – hari sesuai setelan keinginan penggunanya.

Elon Musk melanjutkan pengumuman kontroversial tersebut melalui siaran channel Youtubenya beberapa bulan lalu tepatnya sekitaran Agustus. Ia berujar bahwasanya penanaman chip ini sama saja seperti memiliki Fitbit dalam kepala serta terkoneksi dengan kabel berukuran mini sehingga tidak mengganggu kerja otak.

Melalui anak perusahaan barunya bernama Neuralink, CEO Elon Musk baru saja berhasil memulai satu langkah besar terhadap keseluruhan umat manusia. Setelah sukses pada seekor babi, kini ia semakin optimis untuk melanjutkan penelitian dengan mencoba menanamkan chip tersebut pada inang berupa manusia sungguhan.

Menanam Chip Pada Babi Demi Kesejahteraan Umat Manusia

Apabila proyek penelitian Elon Musk berhasil mencapai tujuannya, maka sesuatu yang maha dahsyat sedang menunggu umat manusia di masa depan. Bagaikan superhero, kita akan bisa mengontrol penggunaan smartphone maupun gagdet lainnya seperti laptop melalui kekuatan pikiran layaknya telekinesis.

Tidak cukup sampai di situ, Elon Musk juga optimis bahwasanya chip tersebut akan berguna dalam menemukan pengobatan seputar penyakit otak. Segala sesuatu yang berhubungan dengan gangguan memori seperti pikun alias demensia, termasuk parkinson maupun kerusakan pada tulang belakang dapat terobati seratus persen. Alternatif penggunaan komputer di era pandemi memang semakin menjadi dan selalu sukses membuat penghuni bumi geleng – geleng kepala.

Menanam Chip Pada Babi Demi Kesejahteraan Umat Manusia

Namun sepertinya Elon Musk merupakan penggemar sejati film sains fiksi buatan sineas Hollywood karena begitu terobsesi dengan premisnya. Ia terlalu khawatir bahwa suatu saat nanti Artificial Intelligence buatan manusia justru akan menghancurkan kehidupan kita sendiri dan menjadi ancaman baru. Dampak dari alternatif penggunaan komputer terhadap seluruh umat manusia memang masih perlu digali lebih lanjut apakah lebih banyak manfaat ketimbang mudharatnya.

Oleh sebab itu sebelum semuanya terlambat, Elon Musk berinisiatif untuk menciptakan langkah pencegahan dengan proyek menanam chip pada babi. Dengan demikian, harapannya adalah apabila tiba – tiba A. I. memberontak dan mengancam dunia, maka manusia super akan memeranginya dengan bantuan kekuatan chip pada otaknya.

Kemungkinan Menciptakan Manusia Super Berdasarkan Statement Elon Musk

Babi bernama Gertrude barusan merupakan satu dari total tiga ekor hewan berjenis sama yang telah berpartisipasi sebagai volunteer dalam proyek Elon Musk. Menanam chip pada babi meskipun kedengarannya sepele, namun pada prakteknya itu merupakan tantangan besar karena makhluk hidup punya kehendak mandiri yang mutlak.

Kemungkinan Menciptakan Manusia Super Menanam Chip Pada Babi

Pada mulanya Gertrude merasa kurang nyaman dan lebih banyak diam serta termenung karena begitu canggung menerima tatapan orang banyak bersamaan. Namun setelah beberapa saat, ia mulai menjadi nyaman sehingga pergerakannya jauh lebih santai, bahkan mulai tertarik mencari makan serta menciumi sekitarnya.

Ketika Gertrude bergerak seperti itu, pada layar monitor terlihat bahwa chip bekerja dengan baik dan mulai mendeteksi aktifitas terhadap inangnya. Prosesor chip bahkan cukup sensitif dan responsif sehingga dapat menangkap kinerja saraf dalam hidung babi saat ia mengendus piring makanannya.

Elon Musk menjelaskan bahwa chip keluaran Neuralink sudah mencapai tahap lanjutan sehingga ukurannya telah menyusut menjadi semakin kecil lagi. Ia mengklaim bahwa penggunanya sama sekali tidak akan merasakan kehadiran chip di balik rambutnya padahal sedang aktif melacak otak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top